Rabu, 10 Februari 2021

 

Selingkuh, it's okay..

 ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜…

Ketika kita mendengar kata “selingkuh” sudah pasti hal pertama yang muncul di otak kita adalah seseorang yang menjalin hubungan dengan orang lain tanpa sepengetahuan pasangannya. Definisi lain selingkuh adalah tidak setia kepada satu pasangan saja. Namun pada kenyataannya, definisi selingkuh tidaklah selalu begitu. Menurut saya, ketika kita berhubungan dengan seseorang namun sudah melibatkan perasaan atau batin secara rahasia itu sudah termasuk selingkuh meskipun tidak terjadi kontak fisik. Yap! Termasuk secara digital! (flirting lewat sosmed, game atau apapun itu) Itu tetap dinamakan SELINGKUH. Tapi itu kembali kepada perspektif tiap individu untuk memaknai arti selingkuh itu sendiri, karena setiap orang memiliki pendapat yang beragam. Nah, jadi tidak ada satupun orang di dunia ini yang ingin perselingkuhannya diketahui.

Ok, pasti kita bertanya-tanya apa penyebab seseorang selingkuh ? dalam benak kita pasti mengatakan, “mungkin dia kurang bersyukur, mungkin dia tidak sayang dengan pasangannya, mungkin dia tidak dapat perhatian dari pasangannya, mungkin pasangannya tidak pengertian, mungkin dia tidak bahagia dengan pasangannya, mungkin pasangannya terlalu mengekang dia, mungkin dia tidak cocok dengan pasangannya, mungkin pasangannya tidak menganggap dia ada, mungkin dia sudah hilang rasa, mungkin mereka kurang komunikasi, mungkin dia masih sayang mantannya”. OKE FINE! Semua alasan di atas sangat mungkin terjadi. Namun, mengambil jalan untuk selingkuh adalah cara yang paling salah. Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk menjadi pribadi yang baik dan dewasa saat kita menjalin hubungan dengan seseorang.

Perlu diketahui bahwa kemungkinan-kemungkinan di atas tidak selalu menjadi alasan bagi seseorang untuk melakukan perselingkuhan. Menurut perspektif saya ada dua penyebab orang yang berselingkuh, yang pertama karena hawa nafsu dan yang kedua karena rendahnya pemahaman soal komitmen atau mungkin yang lebih akrab kita dengar dengan “PELAMPIASAN”. Orang yang selingkuh karena hawa nafsu tidak akan pernah berubah sampai kapanpun karena dia sudah “doyan” selingkuh. Mungkin bisa berubah, apa kita sanggup menunggu lama untuk doi berubah ??. Jadi, wanita ataupun lelaki pasti akan selalu ada yang “doyan” selingkuh, mereka tidak akan menyesal meskipun telah ketahuan selingkuh. Di sisi lain, ada juga orang yang selingkuh karena pelampiasan, contohnya, ketika kita berselisih paham sama pasangan, kita malah melampiaskannya dengan orang lain, jatuhnya gini, kita jadi menyakiti dua hati sekaligus dan itu justru akan menambah masalah. Jadi buat pasangan yang sedang berantem lebih baik diam dulu, redakan emosi, lalu komunikasi dengan cara baik-baik.

Orang yang berpacaran terkadang memiliki kekhawatiran yang besar kepada pasangannya akan berbuat serong. Sebetulnya kita tidak perlu mengkhawatirkan apapun karena orang yang selingkuh akan tetap selingkuh bagaimanapun juga. Meskipun kamu cantik, baik, sempurna dan apapun itu, ingatlah, hal itu tidak dapat menghentikan perselingkuhan. Kita tidak perlu melarang ataupun mengekang pasangan kita, karena orang yang berselingkuh akan selalu cari cara untuk melakukannya. Contohnya, ketika kita sudah melaranguntuk berhubungan dengan orang lain yang kita tidak suka, yaap, dia pasti akan cari cara lain dengan membuat whatsapp baru, instagram baru ataupun media social lainnya. Meskipun kita sudah memblokir orang yang tidak kita suka di kontaknya, dia akan selalu cari cara agar tetap bisa menghubungi orang tersebut bagaimanapun juga. Jadi, STOP! Periksa handphone pasangan, stop mengekang, stop melarang karena cheaters gonna cheat!!!! dan jangan pernah mencari tau yang kita tidak perlu tahu, karena itu adalah hal terbodoh yang bisa membuat kita jadi kepikiran tentang hal yang sama sekali tidak mempersukses dan memperbaiki hidup kita. Satu lagi hal yang paling penting, kita tidak perlu membalas sakit hati yang dibuat oleh pasangan kita, karena balas-membalas, karma-perkarmaan, itu tugas Tuhan, tugas kita itu adalah berdoa dan berusaha menjadi yang terbaik. Jadi, dalam hubungan kita harusnya fokus untuk mempersiapkan kebersamaan yang sesungguhnya dengan memiliki komunikasi yang baik dengan pasangan, mencari tahu apa yang dia inginkan dalam hubungan, mencari solusi dari setiap perbedaan, mencari tau apa yang harus dibenahi dalam hubungan, dan yang paling penting adalah memperbaiki dan mengembangkan diri kita menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri. Bukannya malah fokus mencari hal yang sama sekali tidak ber-impact pada kehidupan kita.

 

           

  Selingkuh, it's okay..  ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜… Ketika kita mendengar kata “selingkuh” sudah pasti hal pertama yang muncul di otak kita adalah seseor...